Tampilkan postingan dengan label Punk Rock. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Punk Rock. Tampilkan semua postingan

SUM 41


Sum 41 adalah band yang berasal dari Ajax, Ontario, Kanada. Awalnya Sum 41 dibentuk oleh Deryck Whibley (vokal, gitar) dan Steve Jocz (drum) yang merupakan teman semasa SMA. Nama Sum 41 dipilih karena band ini dibentuk 41 hari sebelum musim panas (summer). Anggota ketiga yang masuk adalah Dave Baksh (gitar), dan yang terakhir adalah Jason McCaslin (bass) pada tahun 1999 setelah sempat berganti-ganti pemain bass. Mereka merilis album pertama mereka pada tahun 2000 yang berjudul Half Hour of Power di bawah label Island Record.

Manajer pertama mereka adalah Greig Nori, vokalis Treble Charger. Deryck meminta Greig Nori untuk menjadi manajer Sum 41. Greig Nori berpendapat bahwa Deryck adalah seorang anak yang sangat berambisi menjadi bintang rock. Sebagian besar lagu Sum 41 ditulis oleh Deryck, beberapa ditulis oleh Stevo, lagu-lagu yang ditulis Stevo seperti Pain for Pleasure (All Killer No Filler) dan Ma Poubelle (Underclass Hero) biasanya adalah hanya untuk lelucon. Stevo pernah berkata di Exposed, Much Music, tanpa Deryck kita hanya band yang memainkan lagu orang lain.

Pada tahun 2004, Sum 41 mengunjungi Republik Demokratik Kongo di mana terjadi perang saudara yg merupakan inspirasi album keempat mereka, Chuck. Nama Chuck didapat dari Chuck Pelletier, seorang A.U.N yang menyelamatkan hidup mereka ketika mereka di Kongo. Pada 12 Oktober album Chuck dirilis dengan suara yang lebih keras dan tidak ada humor lagi di dalamnya. Single pertamanya "We're All To Blame" yang lebih terdengar metal daripada punk diikuti "Pieces" lagu tenang yang masuk Top Chart di Kanada dan "Some Say" singel yg hanya dirilis di Kanada bersamaan dengan "No Reason" yg videonya hanya ada di US dan Eropa.

Pada bulan Juli tahun 2006, Deryck menikah dengan Avril Lavigne, yang sudah bertunangan satu tahun sebelumnya. Sebelumnya pada tahun yang sama, gitaris Sum 41, Dave mengundurkan diri dari Sum 41. Alasannya adalah karena Dave merasa sudah tidak cocok lagi dengan musik Sum 41. Deryck pernah mengungkapkan bahwa Dave sebenarnya sudah tidak tertarik lagi dengan aliran musik Sum 41 sejak album Does This Look Infected?. Dan akhirnya setelah mendengarkan contoh lagu di album Underclass Hero, Dave memutuskan untuk mengundurkan diri dan membuat band metal yang bernama Brown Brigade.

Cone pun juga mempunyai side-project band yang bernama The Operation M.D. dan beraliran Rock-Garage-Alternative. Cone berdua dengan Todd Morse (H2O, Juliette & The Licks) memang menginkan tidak banyak distorsi di band ini. Band yang berkonsep dokter ini mengeluarkan albumnya pada bulan Februari 2007 yang berjudul "We Have an Emergency" dan hanya dijual di Kanada. Ciri khas The Operation M.D. adalah kacamata bermotif caturnya yang dipakai masing-masing personil yaitu Dr. Dynamite (Cone) dan Dr. Rocco (Todd).

Album kelima mereka keluar tanggal 24 Juli 2007 yang berjudul Underclass Hero. Di album ini mereka kembali ke aliran asal mereka. Mereka mengakui mereka sangat bersemangat dalam pembuatan album ini. Albumnya pun lebih kaya akan suara dan liriknya pun lebih bagus. Dalam tur Underclass Hero, posisi Dave akan digantikan dengan Tom Thacker yaitu vokalis dan gitaris dari grup band Gob. Saking semangatnya, mereka selalu bilang kalau mereka akan tur kemana-mana.

Album Konser




Baca SeLengkapnya......

Superman is Dead (SID)


Nih band lokal yang bener2 bermutu


Berawal pada tahun 95.....ketika personel sebuah band heavy metal Thunder bernama Ari Astina aka Jerinx merasa bosan dan ingin mencari sebuah inspirasi baru...kemudian kebetulan drummer band new wave punk Diamond Clash Budi Sartika aka Bobby Cool juga sedang ingin berganti profesi tuk menjadi seorg gitaris dan vokalis....Scr kebetulan kedua pemuda ini bertemu di Kuta dan kemudian mrkpun membentuk sebuah band punk......Pada saat itu posisi bass masih diisi oleh additional bassist bernama Ajuz.....Dan lagu2nya Green Day pulalah yg menjadi cover song mrk pada waktu pertama2 mrk nge-jam...namun tak lama kemudian,lewat seorg drug dealer...datanglah seorg bernama Eka Arsana aka Eka Rock....dan dia ini kebetulan sedang dlm pencarian identitas diri,oleh krn itu merasa tertarik dg visi dari kedua pemuda tersebut...maka resmilah eka bergabung dg Jerinx juga Bobby...Dan pada saat itu mrkpun mengambil nama Superman's SilverGun sbg nama band punk mrk yg pertama......

Merasa bersalah dan kurang sreg dg pemilihan nama tsb,maka mrk pun sepakat menggantinya menjadi Superman Is Dead yg dlm konteks ini memiliki arti bahwa manusia yg sempurna hanyalah ilusi belaka dan imaginasi manusia yg tidak akan pernah ada....Dan lahirlah Superman Is Dead yg kerapkali diakronimkan dg sebutan SID.....sebuah titik awal dr sebuah kebangkitan..dan tak lama nama SID semakin bergaung di bali,krn padatnya show dan konser yg digelar pada waktu itu...ditambah lagi dg aktivitas underground di Bali yg boleh dibilang cukup produktif....SID kian menapakkan sayapnya utk terbang dan menjadi sukses.....puncaknya adl ketika mrk membuka konser Hoobastank di Hard Rock Cafe-Kuta Bali....nama mrk semakin dikenal publik,apalagi ditambah dg kehadiran mrk di bbrp even di Jakarta(PUMA)....semakin menambah kepercayaan diri SID utk berani melakukan gerakan revolusioner...khususnya di blantika musik Indonesia.....dan akhirnya mrkpun melego Sony Music Indonesia...

Perdebatan yg demikian alotnya antara pihak SID dan Sony berlangsung cukup lama....masing2 pihak bersikeras mempertahankan posisinya masing2....Pada waktu itu terjadi perdebatan seputar bahasa yg akan digunakan dlm lagu2 SID......dlm diskusi tsb pihak SID menginginkan 90% lagu2 mrk akan memakai bhs inggris,namun pihak Sony bersikeras agar porsi lagu2 SID yg berbhs inggris dikurangi.......Dan stlh bbrp bulan akhirnya kedua belah pihak menyepakati bahwa porsi lagu SID akan menjadi spt: 70%inggris dan sisanya Indonesia......Sebuah Gebrakan telah lahir dan muncul.....SID went to major label but they're what they are just like 8 years ago.......Potret dari sebuah perjuangan.........

maap link liriknya belon ada...
artikel ini saya copy+paste dari artikel orang lain maap ya mas.....

Baca SeLengkapnya......

Sex Pistols

Sebelumnya aku ucapkan kelegaan yang luar biasa.... maap karena berubung lebaran blog saya jadi absen terlalu panjang...hehehhe OK, sebelum mengawali artikel hari ini seperti biasa, sedikit cerita yang gag terlalu mutu...
kemaren sore kan baru beres2 kamar,trus nyopot poster yang udah tua,pas aku copot,dibelakangnya ada "8 fakta tentang rock yang perlu kamu ketahui" dari situ aku baru tahu kalau selain "lowo" Om Ozzy juga pernah gigit burung merpati ampe lehernya putus,aku juga baru tahu kalo Joey Jordison (Slipknot) tuh pernah maen bareng Metallica pas drummer aslinya cidera....yah fakta2 lainya bisa kalian baca di marquee text di kanan bawah...ok, Have a Nice Day dude...


Sex Pistols, barengan The Ramones dalam pendiri generasi awal musik anti-kemapanan: Punk!

Sex Pistols mungkin memang cuma jalan selama 2 tahun di akhir dekade 70-an, tapi kehadiran Sex Pistols bener2 ngrubah skema musik Inggris,Amrik, bahkan dunia! hmmmm 2 tahun yang bakal dikenang sepanjang masa.

Performa dan semangat revolusioer yang diusung The Sex Pistols sebenernya merupakan terusan dari aliran musik Rock&roll jamannya om elvis, tapi dengan tampilan yang jauh berbeda tentunya terutama lirik2 dari lagu2 Sex Pistols yang saat itu muak dengan kondisi di sekitar mereka. Dengan semboyan"Do-It-Yourself" Sex Pistols sukses nancepin bendera musik underground di Inggris dan Amrik.

Para personilnya juga berlatar-belakang berbeda, kesamaanya, mereka sama2 dari kaum buruh. Steve Jones(gitar) dan Paul Cook(drum) sama2 kerja di butik dan Glen Matlock(bas) kerja di toko biasa. Sang vokal, John Lydon (lebih dikenal dengan nama "Johny Rotten") gabung bareng, dengan bergabungnya Rotten, band ini bener2 menyanyikan lagu2 bertemakan: Anarki, Fasis, Kekerasan, dan apati. Lagu terkenal dari Sex Pistols:"Anarchy In The U.K." dari album mereka yang legendaris:"Nevermind The Bollocks,Here is The Sex Pistols" membuat band ini dikeluarkan dari laabel EMI, lagu lainya "God Save The Queen" di bann ama radio BBC, sebelum lagu tersebut dirilis, Matlock terlebih dahulu dipecat dan di re-place ama Sid Vicious.

Seusai ngerilis album pertama di 1977(lupa judulnya), SP langsung tur ke Amrik (januari 1988). Meski sudah bubar sejak lama, tapi Sex Pistols pernah beberapa kali reuni, diantaranya taon 1996,ama yang paling anyar taon 2007 ini di Inggris.

Meski beberapa orang berkata kalau cara Sex Pistols membawakan lagu cenderung kasar,tapi menurutku itu adalah simbol atas rasa "muak" mereka atas kondisi zamanya dulu,mungkin itu juga yang nyebabin "scene" musik mereka kurang cocok buat taon2 belakangan ini,kalo kita nerusin semangat mereka ajah gimana??setuju??




Baca SeLengkapnya......

THE RAMONES

The Ramones: pendiri Punk generasi pertama
Dibentuk tahun 1974,dari Forest Hills,New York. Awalnya, Ramones mulai ngeband cuman dengan 3 orang, tepatnya Joey Ramone (lead Guitar), Dee Dee Ramone (bass), serta Tommy Ramone (dram). Dibentuk maret 1974, band ini langsung memperoleh perhatian bagi skema rock setempat pada bulan agustus, Ramones langsung manggung ke seluruh pelosok New York.

Saking bersilaunya Ramones, dalam waktu yang cuman 1 tahun, mereka langsung dikontrak ama Sire Records dan berkesempatan nongol atau manggung di TV, yaitu Radio City Studios. 1976, muncul album pertama mereka:"Ramones" menghadirkan musik yang bener2 seger dan berbeda dari musik2 lain yang bertebaran di zamanya maklum, Ramones sendiri sebenernya adalah salah satu pendiri genre musik punk bareng Sex Pistols.

Ramones sempet juga masuk di Spin Megazine, sang editor di majalah itu, Alan Chief bilang gini:"they would be the first ones to say that without The Ramones the whole punk movement never would have happened" tuh, hebat kan.

Album kedua dari The Ramones menyusul di 1977 "leave Home", Ramones langsung tancep gas tur ke Eropa antara lain; Finlandia,London,trus mampir dan ngluncurin album "rocket to russia" di akhir 1977. Sayangnya. Tommy mutusin buat ninggalin Band, walaupun keluar dari band, Tommy tetep jadi produser The Ramones. Buat ngegantiinya, direkrutlah Mark Bell, mantan personel Richard's Hells VoiVods". Bareng Mark, lahirlah album Live legendaris kepunyaan The Ramones:"Its Alive"(album live dari konser mereka di London".

Di akhir dekade menuju 1980, The Ramones mulai rekaman lagi, kali ini mereka rekaman dalam 5 studio yang berbeda! dan dari 5 studio itu, nongollah "Pleasant Dreams" sebuah album yang isinya sarat akan kritik2 sosial.

Di saat Joey ama Jhonny dalam kedaan nggak fit, MArk keluar dari band dan di re-placed ama Richard Beau, ex personel Velveteen dan ngrampungin album "Too Tough To Die"(1984).

Pas presiden Amrik(Ronald Reagan) ngunjungin pemakaman perang Nazi dan menimbulkan kontroversi, The Ramones ngluncurin lagu2 yang berisi protes mereka atas kunjungan tersebut(Animal Boy-klo ga salah lho... tolong kasih tau klo ada yang tau).

Menyusul album2 sebelumnya, muncul "Halfway To Sanity" di 1987, trus ada lagi album kompilasi "Ramonesmania" (1988) yang berisi 30 lagu terbaik The Ramones.

Richie-pun hengkang dan Mark balik lagi reunian dengan bergabung lagi ke bandnya. Bareng personil lamanya itu, Ramones ngluncurin "Brain Drain"(1989) salah satu lagu dari album tersebut jadi judul filmnya Stephen King. Lagi2 ada personil yang hengkang, kini Dee Dee yang minggat, beralih aliran ke Rap(suck!) yang berjuluk "Dee Dee King". Dipilihlah Christopher Ward buat ngegantiin.

Cuman sekedar informasi, Ramones juga punya album Live lainya yang berjudul:"Loco Live"(direkam di barcelona). Ramones juga sempet nongol di serial kartun legenderis The Simpsons.

Album2 lain The Ramones antara lain; "Mondo Bizzaro"(1992), "Acid Eaters"(ga disebutin taon-nya, ada yang tau?), dan terakhir "Adios Amigos"(1995). Ada juga "Greatest Hits Live" yang berisi lagu R.A.M.O.N.E.S. dan Any Way You Want It.

1996, tiap2 personel udah sibuk ama side-jobnya sendiri2 Marky punya band baru yang namanya "Marky Ramone and Intruder" ama "Marky Groups", Dee Dee juga udah punya(banyak) album solo, Joey pun juga pengin nyusul punya album solo tapi sayangnya keburu meninggal.

Meninggalnya Joey Ramone (15 april 2001) lumayan dramatik juga..... Joey meninggal di rumah sakit di New York setelah berminggu2 menjalani perawatan kanker, pas moment terakhir sebelum meninggal, Joey yang ditemenin ama keluarganya sempet ndengerin lagunya U2:"In A Little While"....

Kematian Joey kemudian disusul oleh pertnernya, Dee Dee, dan bassis Ramonespun diisi sama Edgar Ramone, salah satu bassis dengan skill terbaik. Tapi mungkin DeeDee emang ga bisa lepas dari Ramones sampai2 Edgar bilang sendiri:

"Deedee will always live. And he can never be replaced. NEVER!"


Baca SeLengkapnya......